Pendidikan dan Hobby

Wednesday, 17 February 2016

Resume - Secure Communication Using DNA Cryptography With Secure Socket Layer (SSL) Protocol in Wireless Sensor Networks



Jaringan sensor nirkabel adalah sejumlah node sensor yang mengirimkan informasi menggunakan jaringan nirkabel. Implementasi wireless sensor network dapat beraneka ragam seperti kontrol lalu lintas, monitoring kesehatan, pemantauan lingkungan dsb. Oleh karena itu keamanan di wireless sensor network menjadi sangat penting karena node sensor memiliki penyimpanan yang terbatas. Ketika implementasi node sensor telah dijalankan maka akan sangat rentan mengalami serangan yang tidak diinginkan. Maka dari itu dibutuhkan suatu cara bagaimana dapat mengirimkan data secara aman dan mengamankan data antara node sensor yang satu dengan yang lain. Terdapat 3 skema dasar untuk key sharing

  • Server mengantisipasi antara sensor node contoh Kerberos5
  • Public key cryptography
  • Informasi didistribusikan diantara semua node sensor sebelum diimplementasikan/dijalankan

Strategy yang diusul dalam penelitian ini menggunakan konsep distribusi informasi untuk menjamin keamanan ditingkat pertama dimana pertukaran informasi antara node satu dengan yang lain harus dilakukan. Dalam penelitian ini, diusulkan metode Kriptografi DNA dengan aman  Socket Layer (SSL) untuk menyediakan saluran yang lebih aman dengan pertukaran informasi yang lebih aman selama komunikasi dan transmisi data.



DNA & DNA CRYPTOGRAPHY

DNA terdiri dari  2 helai biopolimer antipararel melingkar satu sama lain untuk membentuk suatu bentuk helix ganda. Dalam kriptografi DNA, pasangan basa DNA digunakan sebagai pembawa informasi. Keuntungan dari Kriptografi DNA adalah kapasitas penyimpanan yang luar biasa dan konsumsi daya yang rendah untuk komputasi serta waktu proses yang tinggi.



SSL

SSL adalah protokol internet yang bertindak sebagai saluran aman antara 2 node. SSL memiliki 3 versi yaitu 2, 3 dan 3.1 . SSL pada dasarnya digunakan untuk pertukaran kunci publik  antara 2 node dengan cara yang aman.


Tujuan Penelitian

Untuk memberikan keamanan dalam wireless sensor network, pasangan kunci yaitu (public & private key) digunakan dalam algoritma yang diusulkan. Seperti dalam  wireless sensor network, node sensor memiliki penyimpanan yang kecil dan daya rendah. Pertukaran public key dan digital sertificate  antara node sensor dilakukan melalui SSL selama proses komunikasi. Dalam sistem yang telah diusulkan memiliki  3 langkah yaitu:

  • Pertukaran public key dilakukan antara 2 node sensor dengan protokol socket layer
  • Data asli menerapkan keamanan perhitungan dalam langkah berikut:
  • Teks biasa diubah menjadi nilai ASCII
  • Nilai ASCII akan dienkripsi dengan public key dari pihak lain
  • Nilai data yang dihasilkan dibagi menjadi kelompok 3 digit
  • Kombinasi ini dari 3 digit string berubah ke basis -4 konversi yang menghasilkan data dalam bentuk 0,1,2 & 3
  • Nilai – nilai diatas diubah menjadi bentuk biner

Nilai biner diubah menjadi basa DNA  :



Perbandingan DNA Cryptography dengan SSL dengan DNA Cryptography dengan Teknik Lain

Kriptografi DNA dengan SSL mungkin teknik yang lebih baik daripada teknik DNA lain yang digunakan untuk keamanan. Kriptografi DNA memberikan keamanan dalam 2 langkah yaitu perhitungan serta biologi.



Kesimpulan

Kriptografi DNA menyembunyikan data dalam hal basa DNA. Dalam penelitian ini, konsep DNA untuk enkripsi dengan protokol SSL memberikan 3 tingkat keamanan wireless sensor network. Masalah konsumsi daya dapat diatasi dengan menetapkan pasangan kunci dan sertifikat digital sebelum implementasi node sensor. Solusi yang diusulkan dapat memberikan hasil yang menjanjikan.


Referensi :

  • http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877050915032858


Share:

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..

Blog Archive

Followers